

Tim Operasi Sikat saat patroli di Jayapura, Rabu (1/10) malam. ( Foto/Humas Polda Papua)
JAYAPURA-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua melaksanakan Operasi Sikat Cartenz II–2025 dengan menggelar razia serta patroli di sejumlah lokasi dan waktu rawan kejahatan di wilayah hukum Polda Papua. Operasi ini sebagai respon terhadap maraknya kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan tindak kejahatan jalanan yang belakangan meningkat di beberapa daerah.
Patroli perdana berlangsung pada Rabu (1/10) malam hingga Kamis (2/10) dini hari. Lokasi patroli dipusatkan di Kota Jayapura dengan rute penyisiran mulai dari Mapolda Papua, Jembatan Merah, Entrop, hingga kawasan padat penduduk di Abepura. Fokus kegiatan diarahkan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas yang kerap terjadi di jalan raya.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengamankan dua bilah senjata tajam (sajam) dari warga yang terjaring razia. Meski demikian, para pemilik sajam tidak dilakukan penahanan lantaran kegiatan ini lebih menekankan pendekatan pencegahan.
“Karena sifat kegiatan ini adalah razia dan patroli, maka pemilik sajam tidak ditahan. Operasi ini bagian dari upaya pencegahan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” jelas Panit 3 Subdit III Ditreskrimum Polda Papua, AKP Gema Brajaksono Kamis (2/10)
Page: 1 2
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…