Dia mengharapkan jika BTM-YB terpilih, maka perlu adanya penegasan terhadap penerapan tenaga kerja di Papua. “Untuk apa ada Ostus kalau anak anak kami masih sukit dapat pekerjaan, kami harap bapak BTM-YB bisa perhatikan anak anak kami kedepan,” harapnya.
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Niko Pae, warga Kampung Skouw Mabo, Niko meminta pemerintah tidak mengabaikan printah UU Otsus. “Untuk apa UU Otsus kalau anak anak kami masih susah cari kerja,” tuturnya saat dialog dengan YB di Kampung Skouw Mabo.
Masalah lain yang dia keluhkan, soal tenaga kesehatan. Di Kampung Skow Mabo telah dibangun sebuah Pustu kesehatan, akan tetapi sampai saat ini tidak digunakan secara maksimal.
“Disini ada Pustu, tapi tidak ada perawat, kami kalau sakit harus lari ke Kota Jayapura, tolong jika Bapak YB dan BTM duduk di gubernur kirim perawat disini,” pintanya.
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…