Dia mengharapkan jika BTM-YB terpilih, maka perlu adanya penegasan terhadap penerapan tenaga kerja di Papua. “Untuk apa ada Ostus kalau anak anak kami masih sukit dapat pekerjaan, kami harap bapak BTM-YB bisa perhatikan anak anak kami kedepan,” harapnya.
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Niko Pae, warga Kampung Skouw Mabo, Niko meminta pemerintah tidak mengabaikan printah UU Otsus. “Untuk apa UU Otsus kalau anak anak kami masih susah cari kerja,” tuturnya saat dialog dengan YB di Kampung Skouw Mabo.
Masalah lain yang dia keluhkan, soal tenaga kesehatan. Di Kampung Skow Mabo telah dibangun sebuah Pustu kesehatan, akan tetapi sampai saat ini tidak digunakan secara maksimal.
“Disini ada Pustu, tapi tidak ada perawat, kami kalau sakit harus lari ke Kota Jayapura, tolong jika Bapak YB dan BTM duduk di gubernur kirim perawat disini,” pintanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…