Karena itu hal ini akan dilatih kepada masyarakat adat bagaimana memanfaatkan limbah yang tidak dimanfaatkan lagi untuk dijadikan sebagai bahan baku budidaya jamur yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.
Pihaknya berharap dari kegiatan pelatihan ini, masyarakat adat bisa memanfaatkan potensi di sekitar mereka, dan mengembangkan ekonomi keluarga, yang pada akhirnya mereka yang dilatih itu, akan menjadi tempat belajar bagi orang lain.
“Kalau mereka berhasil, masyarakat yang ada di kampung-kampung yang ada di Kabupaten maupun kota bisa mengembangkan budidaya jamur. Kita berharap ilmu yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi ilmu bagi masyarakat lainnya, bagi masyarakat Papua,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…