Karena itu hal ini akan dilatih kepada masyarakat adat bagaimana memanfaatkan limbah yang tidak dimanfaatkan lagi untuk dijadikan sebagai bahan baku budidaya jamur yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.
Pihaknya berharap dari kegiatan pelatihan ini, masyarakat adat bisa memanfaatkan potensi di sekitar mereka, dan mengembangkan ekonomi keluarga, yang pada akhirnya mereka yang dilatih itu, akan menjadi tempat belajar bagi orang lain.
“Kalau mereka berhasil, masyarakat yang ada di kampung-kampung yang ada di Kabupaten maupun kota bisa mengembangkan budidaya jamur. Kita berharap ilmu yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi ilmu bagi masyarakat lainnya, bagi masyarakat Papua,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dimana dalam rapat ini tidak hanya dengan para guru, tapi dengan orang tua siswa. Ini…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pemerintah daerah bersama dengan forkopimda dan DPRK Jayawijaya…
‘’Putusan pengadilan harus kita jalankan karena itu hukum bagi kita semua,’’ kata bupati Yoseph Bladib…
"Regulasi dalam pembiayaan Kopdes Merah Putih sudah sangat jelas baik dari dana desa dan negara…
Bupati Mimika Johannes Rettob pun menepis isu miring tentang pengelolaan dana divestasi saham PTFI tersebut…
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapal …