Karena itu hal ini akan dilatih kepada masyarakat adat bagaimana memanfaatkan limbah yang tidak dimanfaatkan lagi untuk dijadikan sebagai bahan baku budidaya jamur yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.
Pihaknya berharap dari kegiatan pelatihan ini, masyarakat adat bisa memanfaatkan potensi di sekitar mereka, dan mengembangkan ekonomi keluarga, yang pada akhirnya mereka yang dilatih itu, akan menjadi tempat belajar bagi orang lain.
“Kalau mereka berhasil, masyarakat yang ada di kampung-kampung yang ada di Kabupaten maupun kota bisa mengembangkan budidaya jamur. Kita berharap ilmu yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi ilmu bagi masyarakat lainnya, bagi masyarakat Papua,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…