Sebelumnya, Pastor Willem Warat Bungan mengatakan umat Katolik yang ada di wilayah perbatasan, seperti Kota Jayapura, Kabupaten Keerom hingga Kabupaten Pegunungan Bintang mempunyai kedekatan dengan warga di Vanimo, baik dari sisi kondisi alam maupun keluarga.
“Saat ini sudah 176 orang yang mendaftarkan diri ke Vanimo menggunakan paspor,” katanya.
Menurut Pastor Willem, sesuai kesepakatan bersama kunjungan Paus Fransiskus ke Vanimo berlangsung sehari, sehingga diharapkan umat yang bersama rombongan dapat mengikuti aturan, sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.
“Ini memang urusan gereja, tetapi umat juga harus ingat bahwa kami pergi ke negara lain, sehingga ada aturan yang harus ditaati,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…
Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…
Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…