Krisis Pendidikan dan Kesehatan juga tak luput dari evaluasi. Gerson mengungkapkan adanya krisis tenaga pendidik yang serius, terutama di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Hal ini berbanding terbalik dengan amanat besar Otsus yang memprioritaskan pendidikan. Buruknya kualitas pendidikan ini, menurutnya, berdampak domino pada sektor kesehatan.
“Pendidikan dan kesehatan bagian penting dalam amanat otsus tetapi nyatanya tidak terjadi sesuai harapan. Krisis Tenaga Pendidik dan kesehatan menjadi masalah serius di Papua,” ungkapnya.
Rendahnya Kualitas SDM di Papua dapat mengakibat kurangnya tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan. Tak hanya itu Angka Harapan Hidup (AHH) di wilayah Papua tercatat masih berada di bawah rata-rata nasional.
“Untuk itu kami GMKI Jayapura mendesak agar implementasi Otsus dikembalikan pada marwahnya, yakni sebagai instrumen untuk mengangkat harkat dan martabat OAP, bukan sebagai alat pemuas kepentingan segelintir elit politik,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…