

Sejumlah ikan hasil tangkapan nelayan saat baru tiba di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi beberapa waktu lalu. Balai Karantina mencatat awal 2026 ini ekspor komoditas perikanan capai Rp1,9 Miliar. (foto:Foto/Dok.Cepos)
JAYAPURA – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan di Papua mencatat pada awal 2026 telah melepas ekspor komoditas perikanan unggulan dari Papua sebesar Rp1,9 miliar, sebuah pencapaian tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, mengatakan pencapaian positif diawal 2026 tu dibandingkan dengan perolehan sepanjang 2025 pihaknya melakukan ekspor ikan tuna beku sebanyak 20 ton dengan nilai mencapai Rp 2 miliar.
“Ini merupakan awal yang baik untuk itu kami sangat menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan ekspor ikan tuna dari Papua ke pasar internasional,” katanya di Jayapura, Senin.
Menurut Krisna, pihaknya bersama instansi terkait telah mengekspor 17,8 ton daging tuna beku ke Amerika Serikat dengan tetap menjaga mutu, kelancaran prosedur, serta pemenuhan standar keamanan pangan internasional.
“Jadi sebelum dilakukan kegiatan ekspor kami melakukan pengecekan fisik dan verifikasi administrasi secara ketat oleh petugas Karantina setempat,” ujarnya.
Page: 1 2
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…
Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura resmi memperpanjang masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15…
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…
Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…