

Seorang volunteer Komunitas Rumah Bakau Jayapura menunjukkan bibit pohon yang akan ditanam belum lama ini. Pemberian ucapan selamat disarankan tak lagi gunakan krans bunga. (FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Banyaknya pejabat yang dilantik biasa identik dengan ucapan selamat. Bentuk ucapan ini juga masih menggunakan model lama yakni melalui krans bunga degan beragai ukuran. Umumnya seukuran tripleks yag kemudian diberi kaki dan dipajang di halaman pintu masuk rumah maupun gedung kantor.
Terkait itu, Komunitas Rumah Bakau Jayapura menyarankan agar ada kebiasaan baru yang lebih baik ketimbang sisa ucapan dari krans bunga tersebut hanya menjadi sampah. Sudah dibuat mahal namun berakhir menjadi sampah.
“Kami pikir perlu hal baru, tidak lagi menggunakan krans bunga yang dibeli dengan harga mahal tapi ujung-ujungnya hanya menjadi sampah. Hanya dilihat sehari dua hari kemudian dibuang,” kata Ronny Stanley, pengurus Rumah Bakau Jayapura, Minggu (2/3).
Ia melihat beberapa hari ke depan akan ada banyak pejabat yang kembali ke daerah masing-masing dipastikan ada banyak krans bunga yang dipesan. Kata Ronny memberikan ucapan dengan krans merupakan kebiasaan lama yang sepatutnya sudah dirubah. Apalagi saat ini banyak yang terdampak dari pemotongan anggaran sehingga semua patut berhemat.
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…