

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, MTh. (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Saat ini umat Kristen di seluruh dunia, termasuk di tanah Papua sedang memasuki masa adven. Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, MTh mengimbau agar adventus ini tidak hanya sekedar menyambut pesta natal, dapat menjadi renungan untuk memperbaharui diri untuk menyambut untuk menyambut sang mesias.
“Ingat masa advent ini bukan tentang menyambut natal, tapi bagaimana kita betul-betul menyiapkan diri menyambut Sang Mesias yang lahir ke dunia,” ujarnya Minggu (1/12).
Diharapkan dalam masa adven yang berlangsung selama 4 minggu kedepan, umat kristen di Tanah Papua dapat meninggalkan segala kebiasaan buruk yang menggangu kehidupannya sendiri.
“Jauhi narkoba, miras maupun tindakan kejahatan lain yang yang mengganggu kehidupan kita sendiri,” imbuhnya.
Umat kristen diharapkan dapat menjadi pelopor pembawa suka cira bagi umat agama yang lain, baik didalam lingkungan keluarga, gereja maupun masyarakat pada umumnya. Suka cita ini dapat dilakukan melalui perjumpaan maupun persekutuan peribadatan di gereja, tapi juga di dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai orang Kristen, harus mampu memperbaharui hidupnya, harus berani meninggalkan kebiasaan buruk yang berdampak pada kehidupannya sendiri apalgi orang lain. “Kita harus tinggalkan kebiasaan buruk yang tidak dapat menunjukan jati diri kira sebagai orang beriman,” pesan Mofu.
Mofu juga mengingatkan sebagaimana saat ini seluruh masyarakat di Indonesia khususnya di tanah Papua baru saja menyelesaikan pesta demokrasi. Bilamana selama tahapan itu berlangsung adanya perbedaan pilihan yang membuat hubungan begitu renggang, namun dengan memasuki masa adventus ini diharapkan hubungan yang selama ini renggang, harus kembali bersatu untuk pembangunan Papua yang lebih baik.
“Mari kita sambut suka cita natal dengan hati yang damai, jangan pernah mendendam ataupun membenci orang hanya karena beda pilihan politik, kita jadikan momentum natal ini sebagai wadah untuk merekatkan kembali hubungan kita sebagai umat Tuhan,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…