Categories: METROPOLIS

Pemilu Ketua OSIS, SMAN 4 Jayapura Terapkan Sistem Online

Latih siswa belajar demokrasi dan kepemimpinan sejak dini

JAYAPURA – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jayapura di Entrop melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua dan Wakil Ketua OSIS Tahun 2025 secara online, Jumat (31/10). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk belajar berdemokrasi sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan di lingkungan sekolah.

Pemilihan diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Nomor Urut 01 Johanes T.F. Djasman – Shawn M. Brahmatya, dan Nomor Urut 02 Alicia R. Laly – Sefanco Meraudje. Proses pemungutan suara berlangsung di Aula Lantai 2 SMAN 4 Jayapura menggunakan sistem digital yang dikembangkan khusus oleh sekolah.

Setiap siswa mendapat user dan password pribadi untuk memberikan satu suara, sehingga partisipasi dapat dipantau dengan transparan berdasarkan kelas dan data pemilih.

Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, menjelaskan bahwa pemilu OSIS ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.

“Kami ingin mengajarkan kepada siswa bagaimana proses demokrasi berjalan, mulai dari kampanye, memberikan suara secara langsung, umum, bebas, dan rahasia, hingga menghormati hasil pilihan bersama,” jelas Widya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

11 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

12 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

13 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

14 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

1 day ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

1 day ago