

Sejumlah lulusan pasca sarjana ke XVI dan sarjana ke XXI Uniyap yang mengikuti wisuda di Suny hotel Abepura, Rabu (1/10). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Universitas Yapis Papua (UNIYAP) melakukan wisuda terhadap 409 mahasiswa/i lulusan program Pascasarjana (S2) ke XVI dan Sarana (S1) XXI, pada tahun akademik 2024/2025 dalam rapat senat terbuka yang digelar di Sunny Hotel Abepura,Rabu (1/10).
Rektor Uniyap Dr. Ir. Didik S. S. Mabui, S.T., M.T., IPM menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan studi dan mencapai gelar sarjana dan magister. Menurutnya, wisuda ini merupakan bukan akhir dari pendidikan tinggi, melainkan awal dari kedewasaan dan perjuangan yang sesungguhnya.
“Para wisudawan diharapkan tidak hanya bertanggung jawab pada diri sendiri, tetapi juga berkontribusi nyata bagi keluarga, lingkungan, daerah, bangsa, dan negara.” terangnya.
Rektor Didik Mabui menyebut dalam wisuda kali ini ada 334 mahasiswa dari program S1 dan 75 mahasiswa dari program S2. Untuk S2 terdapat, 33 mahasiswa dari program magister Manajemen, 23 mahasiswa magister hukum dan 19 mahasiswa dari teknik sipil.
Sementara S1 terdapat 78 mahasiswa dari Program studi (Prodi) Manajemen, Ilmu pemerintahan sebanyak 12 mahasiswa, Administrasi publik 4 mahasiswa, Teknik sipil 40 mahasiswa, Komputer 50 mahasiswa, Budidaya perairan 7 mahasiswa, Pendidikan agama Islam 5 mahasiswa dan Pendidikan sekolah dasar sebanyak 12 mahasiswa.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…