

JAYAPURA -Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak mengatakan bahwa Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober menjadi momen bagi daerah untuk mengembangkan batik khas daerah dan kultur masing-masing daerah khususnya Papua.
Kata Ani, Papua dikenal dengan daerah yang kaya akan kultur maupun khas daerahnya salah satunya batik yang sangat khas yang ada di 5 wilayah adat di Papua.
“Selain memperkenalkan ciri khas Papua melalui corak-corak yang tergambar dari batik tersebut, batik ini juga bisa menjadi suatu objek yang bisa mensejahterakan masyarakat khususnya Orang Asli Papua,” jelasnya.
Bagi Ani dengan kekayaan kultur khas yang sangat melimpah dan menarik, tentu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya bagi pengrajin batik di Papua dan kreatifitas lainnya. “Dengan adanya hari batik nasional tentunya akan meningkatkan permintaan di pemasaran, nah masyarakat harus melihat peluang ini, maksudnya sediakan batik yang cukup di Pasar,”tuturnya.
Ditambah Ani, bayangkan saja ketika semua aparatur atau ASN di Papua menggunakan batik tentu akan berdampak pada pasar yang dirajut masyarakat OAP tersebut.
“Dengan adanya seruan melalui peringatan hari batik nasional ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kreasi-kreasi atau ciri khas masing-masing daerah untuk diangkat atau dipamerkan,”tutupnya.(kim/wen)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…