

Kepala UPPD Samsat Kota Jayapura, Dian Anggraini (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Memasuki bulan kedua Program Pembebasan Denda dan Diskon Pajak UPTD Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Jayapura, terbukti menunjukkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan.
Kepala UPTD Samsat Kota Jayapura, Dian Anggraini mengatakan bahwa meski sejauh ini partisipasi masyarakat dalam program tersebut sangat kurang, jika di bandingkan dengan program yang sama di tahun 2024 lalu. Tetapi jika di bandingkan dengan hari biasa atau normal, program Pembebasan dan Diskon Pajak ini sangat membantu.
“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu (2024) masih sangat jauh perbandingannya. Tahun ini (2025) masih normal-normal. Cuman kalau dibandingkan dengan belum ada pembebasan itu lebih rendah,” jelas Dian di Abepura, Selasa (1/7).
Program ini sedianya akan berakhir pada, 29 Agustus 2025 mendatang. Tidak menutup kemungkinan, antusias masyarakat dalam membayar pajak nantinya akan terlihat satu bulan menjelang penutupan, sepertti pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya.
“Jadi nanti, biasanya di bulan-bulan atau Minggu-minggu terakhir. Mudah-mudahan karena tahun kemarin juga sama awal-awalnya landai tetapi pas mau penutupan meledak,” ungkapnya.
Dari sisi pendapatan, kepala Samsat itu mengatakan dari sisi persentase hingga saat ini pihaknya belum memenuhi target satu semester. Dimana untuk periode Januari – Juni Samsat Kota Jayapura nyaris mencapai 50 persen. Capaian ini kata Dian tidak terlepas dari kerja keras pihaknya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Harusnya kan enam bulan itu kita sudah mencapai 50 persen. Kita itu belum nyampe, nyaris sudah mencapai 49 persen. Kurang satu persen lagi mau 50,”sebutnya.
Diungkapkan bahwa target tahunan dari UPTD Samsat Kota Jayapura sebesar Rp 47 Miliar.
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…