Categories: METROPOLIS

PGRI Tolak Intimidasi kepada Kepsek dan Guru

JAYAPURA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Papua menyampaikan keprihatinan atas dinamika terbaru terkait larangan pungutan di sekolah, khususnya dalam konteks kelulusan dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dalam situasi ini, PGRI menilai perlunya pendekatan yang proporsional dan sistemik, bukan sekadar represif terhadap kepala sekolah atau guru.

  Ketua PGRI provinsi Papua Elia Waromi, secara tegas meminta DPR Kota Jayapura untuk mengambil langkah konkret dalam mendorong alokasi anggaran pembiayaan pendidikan yang memadai, termasuk untuk mendukung kebijakan pembebasan biaya sekolah bagi peserta didik.

  Hal tersebut disampaikan Elia Waromi  menanggapi pernyataan dari Ketua komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak pada, Selasa (29/4).

Elia mengatakan, Negara dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan akses pendidikan yang inklusif dan adil. “Kami menolak segala bentuk penekanan, intimidasi, atau penghakiman terhadap kepala sekolah dan guru, yang dalam banyak kasus justru bekerja di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas,” tegas Elia dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (1/5).

Ketua PGRI kembali menegaskan pendidikan adalah urusan bersama, dan keberadaannya tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. PGRI mengingatkan bahwa berdasarkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, partisipasi masyarakat melalui komite sekolah diakui sebagai bagian dari sistem pendanaan pendidikan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

15 hours ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

16 hours ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

17 hours ago

Perbaikan Fasilitas Layanan Hingga BPJS Jadi Langkah Prioritas

Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…

18 hours ago

Sebagian Ditampung Kerabat, Seorang Janda Tiga Anak Masih Bingung Cari Tempat

Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…

19 hours ago

RKPD TA 2027 Jayawijaya Mengacu Enam Prioritas Kebijakan Pemerintah

Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…

20 hours ago