

Situasi di Perumnas III pasca adanya rencana aksi 1 Mei dari sekelompok orang, terpantau aman terkendali, suasana lalu lintas berjalan lancar, Kamis (1/5). (FOTO:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polresta Jayapura Kota mengerahkan setidaknya 367 personel untuk disiagakan di sejumlah titik rawan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi demo terkait Hari Buruh (May day) Internasional 2025, maupun aksi terkait 1 Mei 1963 sebagai Hari Aneksasi Papua ke NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Frederickus W.A. Maclarimboen melalui Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda kepada Cenderawasih Pos, Kamis (1/5) mengatakan bahwa situasi di wilayah Kota Jayapura terkhusus Distrik Abepura terpantau situasi aman terkendali.
“Pada dasarnya situasi aman terkendali, arus lalin berjalan seperti biasa aman lancar, khusus wilayah Abe sampai saat ini masih belum terlihat ada massa, situasi aman lancar dan terkendali,” Kata Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda.
Kompol Komarul mengatakan bahwa ratusan personel yang disiagakan, terdiri dari anggota Polresta dan Sat Brimob Polda Papua. Pasukan terploting seluruh wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Heram, Abepura, Jayapura Selatan, Jayapura Utara hingga Muara Tami.
“Khusus untuk wilayah lingkaran Abepura sebanyak 65 personel Anggota Polresta, Polsek dan Brimob,” ungkap Kapolsek.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan oleh aparat kepolisian terpantau aman dan terkendali, arus lalulintas berjalan lancar, aktivitas para pedagang di pertokoan sepanjang wilayah Abepura – Heram berjalan seperti biasa.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…