Categories: METROPOLIS

Ombudsman: Pendidikan di Papua Belum Maksimal!

Melania Kirihio. ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA – Kepala Keasistenan Bidang Pemeriksaan Ombudsman RI, Provinsi Papua, Melania Kirihio mengatakan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) harusnya juga menjadi refleksi bersama sejauh mana pelayanan pendidikan dapat dinikmati seluruh warga negara. 

“Untuk sebuah pendidikan yang kuat tidak hanya bergantung pada sekolah-sekolah sebagai garda depan pelayanan pendidikan, tetapi penyelenggara pendidikan di Pemerintah Daerah juga berperan penting dalam lancarnya sebuah penyelenggaraan pendidikan dari ketersediaan kebijakan, sarana prasarana dam jaminan pendidikan dapat berjalan dengan aman,” kata  Melania Ke Cenderawasih Pos melalui seluler, Kamis (2/5).

Lanjut Melania, Selain tanggungjawab Pemda dan orang tua juga punya andil besar dalam suksesnya pendidikan anak, sehingga untuk memperoleh sebuah pelayanan prima khususnya dalam pendidikan, perlu ruang refleksi dan introspeksi untuk lebih memperkuat penikmatan terhadap hak memperoleh pendidikan. 

Dimana hal ini didasari dengan harapan setiap masyarakat dapat memperoleh layanan yang baik, secara khusus di bidang pendidikan.

Untuk Papua baginya masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi atau diperbaiki dalam progres mendorong perkembangan bidang pendidikan di berbagi wilayah. Hal ini merupakan atas dasar laporan dari berbagai daerah tahun lalu yang tertuju pada beragai hal yang masih belum terpenuhi.

“Kalo Pelayanan pendidikan di Papua bagi kami masih belum maksimal, dimana ada beberapa laporan tahun 2018, sekitar 9 laporan masyarakat terkait pendidikan dengan jenis pegaduan yang berbeda, intinya pelayanan mulai dari internal sekolah yang belum memiliki standar pelayanan, hingga tanggungjawab penyediaan asrama bagi mahasiswa dari daerah, juga masalah bantuan biaya studi,”jelasnya.

Lanjut Melania, Pada dasarnya pemda baik Pemprov dan Kabupaten dan Kota cukup memberikan perhatian, namun kekurangan pemda tidak memiliki ruang pengaduan yang dapat mengelola aduan masyarakat,  juga minimnya standar pelayanan disekolah  sehingga nampak sekali akhir-akhir ini banyak masalah timbul disekolah menjadi konsumsi publik karena minim penanganan secara internal.(kim/gin).

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago