Categories: METROPOLIS

Berangkat Mei, Calon Jamaah Haji Papua Terbagi Tiga Kloter

JAYAPURA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) secara Nasional, telah mengumumkan Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) Reguler Tahun 1447H/2026, yang akan menjadi acuan penyelenggaraan ibadah haji bagi calon jamaah Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag, M.M menyebutkan bahwa persiapan perjalanan Haji 1447H/2026 Provinsi Papua telah mencapai 95, 9 persen.

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan 31. Khusus Kloter 27, jemaah dijadwalkan rencana masuk Asrama Haji pada, 10 Mei 2026. Akan tetapi kata Musa, jadwal tersebut belum dapat dipastikan, namun yang pasti jemaah asal Papua di terbangkan ke embarkasi Makasar di Mei 2026 mendatang.

“Setelah melalu rapat pembentukan Kloter di Embarkasi Makassar, Papua mendapatkan kloter, 27, 29, dan 31, masuk PO ada Gelombang II, dijadwalkan berangkat bulan Mei (2026),” ungkapnya.

Di satu sisi Kepala Kanwil Kemenhaj Papua itu menyebut dari segi pemeriksaan kesehatan jemaah haji sangat diperketat. Ia memastikan seluruh jemaah yang telah melakukan pelunasan telah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan atau istithaah.

Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan standar yang lebih ketat. Kesiapan fisik jemaah menjadi syarat utama, tidak hanya kesiapan mental. Meski pemeriksaan kesehatan diperketat sejak awal, musa memastikan layanan medis selama pelaksanaan haji tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Kesehatan jemaah akan terus dipantau dan dilayani selama berada di Tanah Suci.

“Terkait dengan kesehatan ini, layanan medis tetap tidak terlewatkan karena kesehatan para jemaah tetap menjadi fokus utama,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

2 days ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

2 days ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

3 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago