

Ramses Limbong (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menyebut ada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah. Hal itu disampaikan Pj Gubernur Papua Ramses Limbong, kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Jamkrida di kantor gubernur, Jumat (31/1).
Ramses pun memerintahkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) setempat untuk melakukan audit terhadap BUMD non-profit itu. “Saya sudah perintahkan agar dilakukan audit dan meminta saran dari BPKP. Kalau memang tidak bisa berkembang, lebih baik tidak usah dipertahankan,” tegas Ramses.
Menurutnya, sejauh ini hanya dua BUMD milik Pemerintah Provinsi Papua yang sehat. Adpaun kedua BUMD itu yakni Bank Papua dan Jamkrida, sementara BUMD lainnya tidak profit. “Kalau BUMD tidak profit lantas buat apa kita pertahankan? Lebih baik kita buka usaha baru yang bisa benar-benar membantu masyarakat setempat,” ujarnya.
Ramses menyebut bahwa banyak usaha potensial yang seharusnya bisa dijalankan atau dikembangkan oleh BUMD yang ada di Papua, khususnya di sektor pertanian dan peternakan. “Kita punya masalah dipakan ternak, dan selama ini saya lihat sektor itu kurang produktif,” ucapnya.
Page: 1 2
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…