

Direskrimsus, Kombes Pol Ade Sapari (tengah) usai memberikan keterangan terkait postingan ujaran kebencian di Aula Rastrasamara Polda Papua, Ahad (31/12) (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Pemilik akun Tiktok @presiden_ono_niha yang membuat konten yang berbau ujaran kebencian terkait pendukung almarhum Lukas Enembe akhirnya diamankan. Ia ditangkap di Jakarta Barat pada Sabtu (30/12) sekira pukul 20.00 WIT. Pelaku berinisial AP ini membuat video tiktok yang isi kontennya dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.
Terkait ini, Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri menyatakan bahwa tim cyber bekerjasama dengan Direskrimum langsung menelusuri dan ternyata posisi pelaku berada di luar Papua.”Sudah diamankan tanggal 30 kemarin,” katanya.
Video ini sempat ramai tersebar di media sosial Whatsapp dan Tiktok dua hari terakhir dan dianggap bisa memicu protes. Dari postingan itulah polisi langsung merespon. AP sendiri saat membuat video terlihat menggunakan kacamata hitam dengan rambut wig.
Ditambahkan Direskrimsus Polda Papua, Kombes Ade Sapari bahwa postingan AP dianggap memiliki unsur ujaran kebencian. “Kami koordinasi dengan cyber Bareskrim dan berhasil mengungkap pelaku berisinial AP,” jelas Ade Sapari dalam refleksi akhir tahun Polda Papua di ruang Rastra Samara Polda Papua, Minggu (31/12).
Saat ini AP masih diperiksa di Bareskrim Polri mengingat lokasi postingan dan membuat kontennya berada di Jakarta. “Kami tetap berkoordinasi dengan tim Bareskrim dan dari perbuatannya ia bisa dijerat dengan pasal 28 ayat 2 undang – undang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun,” tutup Ade. (ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…