

Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait (kiri) saat meninjau lokasi sekaligus memberikan bantuan bahan pokok kepada korban kebakaran di Kampung Yoka, Senin (30/9) (Foto/Antara)
JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Sosial setempat menyerahkan bantuan bahan pokok kepada korban kebakaran di Kampung Yoka dan kompleks perumahan di belakang TK Universitas Cenderawasih, Kelurahan Kota Baru.
Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait di Jayapura, Senin, mengatakan, selain bantuan bahan pokok pihaknya juga memberikan pelayanan kesehatan dan kemudahan proses administrasi kependudukan yang hangus terbakar.
“Nanti dari Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura akan membantu melayani korban kebakaran sehingga mendapatkan pelayanan yang baik selama masa tanggap darurat,” katanya.
Sohilait mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura tetap waspada terhadap setiap benda yang dapat memicu kebakaran. “Tetap memperhatikan instalasi listrik dan memastikan semua rumah dalam kondisi aman ketika hendak berpergian,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Felson Mambrasar mengatakan kebakaran yang terjadi di Kampung Yoka, Distrik Heram pada Sabtu (28/9) pukul 21.00 WIT menghanguskan dua unit rumah.
“Ada satu unit rumah lagi yang bagian depannya mengalami kebakaran dengan jumlah korban sebanyak 13 orang dari tiga kepala keluarga,” katanya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…