Categories: METROPOLIS

Pedagang Angkat Isu Pasar Dalam Torang Tanya Wali Kota Jawab

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini dinilai masih sepi dan belum mampu menarik banyak masyarakat untuk berbelanja. Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan pedagang dalam ruang publik “Torang Tanya Wali Kota Jawab” yang digelar Pemerintah Kota Jayapura, Senin (31/8).

   Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Senin usai upacara tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan dan aspirasi kepada pemerintah daerah.  Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menerima langsung berbagai masukan dari masyarakat.

   Dalam kegiatan tersebut tercatat 14 aduan warga, dengan jumlah masyarakat yang hadir sebanyak 26 orang. Aduan yang disampaikan beragam, mulai dari pelayanan publik hingga persoalan fasilitas umum.

   Salah satu yang mendapat perhatian adalah kondisi Pasar Mama Papua. Para pedagang mengeluhkan suasana pasar yang masih sepi sehingga berdampak terhadap aktivitas perdagangan dan pendapatan mereka.

  Rustan mengatakan, Pasar Mama Papua telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Jayapura untuk dikelola. Karena itu, pemerintah akan melakukan pembenahan dan penataan agar aktivitas perdagangan di pasar tersebut dapat kembali berjalan dengan baik.

   “Pedagang menyampaikan kondisi pasar yang sepi dan meminta agar pasar ini dirapikan serta ditertibkan. Mereka juga meminta perbaikan lampu dan penerangan, termasuk persoalan kunci yang sementara masih dipegang oleh oknum tertentu. Ini akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.

  Selain fasilitas dan penerangan, pedagang juga meminta agar akses pintu belakang Pasar Mama Papua yang terhubung dengan kawasan DAMRI dibuka. Akses tersebut dinilai dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memberikan peluang lebih besar bagi pedagang untuk mendapatkan pembeli.

   Persoalan lain yang disampaikan pedagang berkaitan dengan aktivitas Pasar Paldam. Pedagang berharap jam operasional pasar tersebut tidak berlangsung hingga malam karena dinilai dapat memengaruhi aktivitas perdagangan di Pasar Mama Papua.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

12 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

14 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

14 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

15 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

16 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

17 hours ago