

Petugas Satpol PP Kota Jayapura saat melakukan penertiban PKL di jalan Ahmad Yani, Selasa (30/8) lalu. (FOTO: Foto/Satpol PP For Cepos)
JAYAPURA-Tak henti-hentinya Satpol PP Kota Jayapura melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan depan taman Pemkot Jayapura. Dimana dua hari lalu, Petugas Satpol PP Kota Jayapura kembali melakukan penertiban PKL di jalan Ahmad Yani dan jalan Kelapa Dua Entrop .
Kepala Satpol PP Kota Jayapura Kompol Muhsin Ningkeula mengakui dalam penertiban PKL di dua lokasi tersebut, masih ada PKL yang bandel berjualan di atas trotoar dan bahu jalan. Padahal mereka sudah berulang kali diingatkan, jangan berjualan di tempat itu. Namun, tetap saja membandel tidak mengindahkan teguran petugas, makanya ada beberapa gerobak PKL yang terpaksa diangkut petugas Satpol PP Kota Jayapura.
“Kegiatan penertiban PKL, terus kami lakukan. Hari Selasa (30/8) lalu, kami telah tertibkan 1 gerobak penjual pisang goreng yang sudah sering ditertibkan, namun kembali berjualan termasuk 1 buah POM bensin mini ada di dua jalan itu. Sedangkan penertiban sebelumnya kami telah tertibkan penjual masker, mainan anak-anak dan penjual aksesoris yang berjualan di bahu Jalan Ahmad Yani,” ungkap Muhsin, Kamis (1/9) kemarin.
Kompol Muhsin berharap, para PKL bisa tahu diri, karena berjualan di atas trotoar ini tidak dibenarkan. Sebab, trotoar ini hak untuk lewat para pejalan kaki, termasuk di bahu jalan. Karena itu, PKL juga harus tahu diri, jika memang tahu berjualan salah tidak pada tempatnya, tentu harus menurut aturan. Jika salah ,tetap akan ditindak tegas namun terukur.
“Kalau memang mereka sudah berjanji tidak mengulangi lagi dan mau menandatangani surat pernyataan, maka tempat jualannya/ gerobaknya pasti akan dikembalikan.”tandasnya. (dil/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…