Selain itu, permintaan ini juga karena ada penambahan satu kepala suku, dari 5 yang ada ditambah yang baru jadi totalnya ada 6 kepala suku. “Suku yang baru ini kami sebut Ahy, mereka adalah saudara-saudara kami dari Jawa, Sulawesi dan masyarakat suku bangsa lainnya yang hidup sama-sama kami di atas kampung ini,” ungkapnya.
Yuleas Eluo berharap, dana desa yang diterima pemerintah kampung disiapkan tahun seharusnya bisa memperhatikan masyarakat suku Ahy ini. Ia juga berharap, kedepannya agar dari tiga item dana yang diluncurkan ke kampung-kampung harus ada yang dikelola langsung oleh Ondofollo atau Ondoafi, khususnya yang digunakan untuk masyarakat Orang Asli Papua (OAP).
Menanggapi hal ini, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa semua aspirasi masyarakat tujuan dan maksudnya baik, namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan.
“Terkait penambahan dana kampung ini ada mekanisme yang sudah mengatur, namun apa yang diusulkan itu sangat baik dan menjadi perhatian kita kedepannya,” ujar Abisai Rollo.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…
Ketua KSPI Papua, Benyamin Eduard Inuri, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak…
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Sosialisasi…