Selain itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Ratio juga meningkat dari 0,293 menjadi 0,314. Kondisi ini menunjukkan bahwa distribusi pendapatan di masyarakat masih belum merata dan kesenjangan ekonomi masih terjadi. Pemerintah Kota Jayapura menyadari bahwa peningkatan indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi dan IPM belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, ke depan diperlukan kebijakan yang lebih inklusif dan tepat sasaran, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan.
Rapat paripurna ini menjadi forum strategis bagi DPR untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah. Hasil pembahasan LKPJ nantinya diharapkan dapat melahirkan rekomendasi yang konstruktif, guna memperkuat kualitas pembangunan dan memastikan manfaatnya dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Kota Jayapura. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…