

Brigjen Pol Faizal Rahmadani
JAYAPURA-Setiap tanggal 1 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Namun, di Papua, tanggal ini juga memiliki makna lain yang penuh muatan historis dan politis. Dimana bagi sebagian masyarakat di Papua masih ada yang menilai 1 Mei sebagai hari aneksasi atau pencaplokan wilayah Papua oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tahun 1963.
Menurut Kepala Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC), Brigjen Pol Faizal Rahmadani, hingga menjelang peringatan 1 Mei 2025, situasi di Papua masih berjalan normal tanpa adanya tanda-tanda peningkatan aktivitas protes ataupun demonstrasi besar. “Biasa-biasa saja, tidak ada yang menonjol,” ujar Faizal saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (29/4).
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menetapkan pengamanan khusus menjelang peringatan tersebut, karena belum ditemukan indikasi adanya gerakan massa atau potensi gangguan keamanan.
Lebih lanjut, Faizal menyebut bahwa pantauan keamanan di seluruh wilayah Papua menunjukkan situasi yang kondusif. “Tidak ada yang menonjol, biasa-biasa saja,” tambahnya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…