

Abdul Majid (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid, menyampaikan bahwa pentingnya untuk penghapusan ujian nasional dan sekolah bagi perserta didik.
“Jadi untuk pelaksanaan ujian sekolah sebagaimana amanat kurikulum merdeka belajar episode satu bahwa kebijakan menghapus ujian nasional kemudian ujian sekolah, ini menjadi sesuatu yang amat penting,” kata Abdul Majid kepada Cenderawasih Pos, Kamis (28/3).
Menurut Abdul, ujian sekolah yang telah dilaksanakan di sejumlah SMA dan SMK, sebagaimana diatur dalam Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) bahwa pendidikan itu mempunyai beberapa kriteria.
Kriteria tersebut yakni perserta didik harus menyelesaikan seluruh program pendidikan kemudian mengikuti ujian sekolah, memiliki karakter minimal baik. Yang terpenting, kata Abdul, perserta didik memiliki karakter yang baik atas kebijakan kurikulum merdeka.
“Untuk apa prestasi yang menjulang, tetapi tidak dibarengi dengan karakter. Jadi syarat karakter yang baik itu menjadi syarat kelulusan, diputuskan dalam keputusan resmi rapat sekolah,” ujarnya.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…