Sementara itu, Marten menjelaskan, korban adalah seorang mahasiswa di USTJ. Korban saat itu datang dari arah Expo Waena dengan mengunakan kendaraan roda dua (Motor) menuju perumahan BTN Polisi di Buper Waena.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di tanjakan dekat gedung eks Pramuka Provinsi Papua, korban dihajar dengan mengunakan balok pas di kepala bagian belakang dan di bagian lengan. Kondisi ini membuat korban jatuh ke jalan.
Tak puas dengan itu pelaku kembali melakukan aksinya dengan menusuk korban di bagian perut mengunakan sajam. Beruntung, korban sempat sadar dan langsung melakukan perlawanan, namun korban justru mengalami luka serius di bagian paha kiri. Melihat korban tergeletak dan tak berdaya, pelaku kemudian mengambil Motor, HP dan barang milik korban lain dibawa kabur.
“Jadi laki-laki ini (korban), dia dihantam dengan mengunakan benda berat berupa balok. Begitu korban terjatuh, pelaku kemudian kembali memukul korban di bagian lengan.
Berdasarkan keterangannya, korban melakukan perlawanan pas pelaku mau menusuknya dengan benda tajam di bagian perut,” beber Marten berdasarkan keterangan korban.
Pelaku diketahui lebih dari dua orang atau berkomplotan, karena saat korban tidak lagi berdaya, salah seorang pria yang tidak diketahui identitasnya mengantar korban pulang ke rumah dan meninggalkan korban begitu saja tanpa memberitahukan kepada keluarga dan warga setempat. (jim/tri)
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…