Categories: METROPOLIS

Wali Kota: Meriam Spiritus Bukan Tradisi, Tapi Ancaman!

JAYAPURA — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Jayapura mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya permainan meriam spiritus yang belakangan kembali dilakukan oleh anak-anak di lingkungan pemukiman.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan, kebiasaan tersebut bukanlah bagian dari tradisi masyarakat Papua, melainkan sebuah ancaman terhadap keselamatan dan ketertiban umum. Wali Kota Jayapura menyampaikan keprihatinannya atas fenomena musiman ini yang kerap muncul setiap akhir tahun.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru ini, banyak anak-anak membeli dan menyalakan meriam spiritus untuk hiburan. Namun hal ini sering kali mengganggu masyarakat, pengguna jalan, bahkan dapat membahayakan diri mereka sendiri,” ujarnya dengan tegas saat diminta keterangan di Jayapura, Kamis (30/10).

Menurutnya, suara ledakan meriam bukan hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. “Banyak anak-anak yang bermain meriam di pinggir atau bahkan di tengah jalan. Ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kecelakaan, bahkan melukai diri sendiri,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa Pemkot Jayapura akan segera berkoordinasi dengan Forkopimda untuk mengambil langkah-langkah antisipatif agar aktivitas berbahaya tersebut tidak menimbulkan korban. “Kami akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menyikapi aktivitas ini secara serius. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jayapura mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan ketertiban lingkungan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami tidak melarang anak-anak bergembira saat perayaan tahun baru, tetapi hendaknya dilakukan pada waktunya dan dengan cara yang aman. Orang tua juga diharapkan tidak memberikan uang kepada anak-anak untuk membeli bahan berbahaya seperti spiritus atau membuat meriam. Keceriaan boleh, tapi keselamatan harus diutamakan,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mengawasi perilaku anak-anak di lingkungan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Mari kita jaga dan awasi anak-anak kita. Bukan hanya agar tidak mengganggu orang lain, tetapi juga demi keselamatan dan masa depan mereka,” tutupnya.

Dengan imbauan ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap masyarakat dapat menyambut perayaan akhir tahun dengan suasana aman, tertib, dan penuh sukacita tanpa harus mengorbankan keselamatan jiwa dan lingkungan.(kim/tri)

Juna Cepos

Recent Posts

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

57 minutes ago

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

2 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

3 hours ago

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

16 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

17 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

18 hours ago