Categories: METROPOLIS

Bappeda Mulai Lakukan Pendataan OAP

JAYAPURA-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, mulai melakukan pendataan terhadap semua orang asli Papua  (OAP) yang ada di Kota Jayapura.

   “Kalau mau lihat, memang kita agak sedikit terlambat dari sisi waktu saja, karena selain survei, kita juga harus mengolah data.  Sehingga efektif itu sebenarnya 3 bulan bisa kita lakukan sampai pada pengolahan data”kata Kepala Bappeda kota Jayapura, Jhoni Naa, Rabu (30/10).

   Dia mengatakan pendataan itu akan dilakukan dari tanggal 1 November sampai dengan 30 November 2024. Pendataan ini dilakukan melalui data kuisioner atau angket yang sudah dibagikan kepada masyarakat orang asli Papua yang berdomisili atau tinggal di Kota Jayapura.

Dalam pendataan itu pihaknya akan melibatkan tenaga ahli atau pendamping dari statistik, kemudian  akademisi dan Bappeda Provinsi Papua.

   “Karena dalam perencanaan itu kita harus melihat berapa OAP yang harus kita layani, berapa orang Papua yang kita layani di kota ini, berapa orang Port Numbai  yang kita mau layani di kota ini. Ini kan terkait dengan perencanaan pembangunan, baik dengan SDM keterkaitan dengan tenaga kerja OAP. Jadi kita harus mengetahui itu,”ujarnya.

    Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait mengatakan, salah satu permasalahan besar di Kota Jayapura adalah minimnya data mengenai keberadaan orang asli Papua. Karena itu kenapa ini penting harus dilakukan supaya program proteksi yang dilakukan oleh pemerintah itu bisa tepat sasaran.

    “Apa yang kita harus dapat dari pendataan ini,  pertama orang asli Papua itu siapa dia, darimana dia berasal, kerjanya apa, keluarganya bagaimana. Semua harus tahu. Sehingga ketika ada kebijakan pemerintah daerah, maka proteksi orang asli Papua ini sudah menolong kita untuk memberikan kebijakan kepada mereka” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

20 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

21 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

22 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

23 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

1 day ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

1 day ago