

Para pengurus WKRI DPD Papua Periode 2024-2025 foto bersama Pastor Robertus Tangdilintin, Pr di sela kegiatan ramah tamah pelantikan, di gereja Katedral KeuskupanJayapura, Minggu (29/9). (foto:Jimi/cepos)
JAYAPURA – Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Keuskupan Jayapura periode 2024-2029 resmi dilantik pada Minggu (28/9). Pelantikan berlangsung dalam Misa pagi, di gereja paroki Katedral Kristus Raja Dok V Jayapura.
Ketua Presidum WKRI DPD Keuskupan Jayapura periode 2024-2029, Rini Sesilia Kelanit Moa bersama 27 pengurus lainnya dilantik langsung oleh Pastor Robertus Tangdilintin, Pr. Usai misa, rangkaian kegiatan pelantikan dilanjutkan dengan Ramah Tamah yang berlangsung di Aula Bartolomeus Paroki Katedral Kristus Raja dok V Kota Jayapura.
Ketua WKRI DPD Papua Rini Sesilia Kelanit Moa menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan untuk estafet kepengurusan periode selanjutnya. Dia berharap, momen pelantikan pengurus ini hendaknya menjadi momen yang baik dan bersejarah.
“Tentunya WKRI sebagai organisasi masyarakat yang mandiri dan sebagai mitra gereja, dapat memberikan dukungan dalam pembangunan gereja terutama dalam mengarahkan potensi untuk bergerak bersama gereja, terus maju dan berkembang dalam mengabdikan diri, serta mewartakan cinta kasih dari Tuhan Yesus,” kata Rini Sesilia kepada Cenderawasih Pos, Minggu (29/9).
Organisasi WKRI tahun ini sudah berusia 100 tahun. Rini Sesilia mengakui tentu tidak mudah mewujudkan visi dan misi organisasi, namun dengan tekad dan kerja sama sesuai tema kegiatan kali ini, yakni “Jalankan tugas ajaran sesuai Cinta kasih, nilai-nilai Injil, ajaran sosial Gereja kemudian berlandaskan pada Pancasila dan wawasan negara Republik Indonesia”.
Ia berharap, kepada 27 pengurus baru WKRI DPD Papua semangat untuk melaksanakan roda organisasi sesuai anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan keputusan lain yang di keluarkan oleh kongres pada Konferda pada beberapa bulan yang lalu.
“Nilai dasar kami kan, prinsipnya solidaritas, subsidiaritas, nilai dasarnya Asih, Asah dan Asuh,” ujarnya.
Adapun program WKRI Keuskupan Jayapura dalam waktu dekat, kata Rini Sesilia, yakni melaksanakan kegiatan bersama komunitas Avinda atau komunitas anti hoax dengan judul academy lansia. Kegiatan ini nantinya diharapkan diikuti semua lansia yang ada di keuskupan Jayapura termasuk lansia lintas Agama. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…