

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menunjukkan cara mencari ulat sagu di hadapan jajaran Polda Papua pada Festival Colo Sagu di Pantai Hmensauw, tepat di bawah Jembatan Youtefa, Distrik Jayapura SWali Kota Jayapura, Abisai Rollo menunjukkan cara mencari ulat sagu di hadapan jajaran Polda Papua pada Festival Colo Sagu di Pantai Hmensauw, tepat di bawah Jembatan Youtefa, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (28/6) malam. Takim/Ceposelatan, Sabtu (28/6) malam. Takim/Cepos
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan apresiasi dan kepada Kapolda Papua dan Kapolresta Jayapura Kota yang menginisiasi kegiatan Festival Colo Sagu yang berlangsung di Pantai Hmensauw, tepat di bawah Jembatan Youtefa, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (28/6) malam.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga mengangkat harkat dan martabat masyarakat adat, khususnya dari sepuluh kampung adat yang ada di Kota Jayapura.
Abisai mengakui, hutan sagu yang masih masih tumbuh subur ada di tiga kampung Skouw, potensi ini perlu terus diangkat sebagai simbol ketahanan pangan dan identitas lokal.
“Kami berterima kasih karena melalui kegiatan ini, potensi lokal berupa sagu diangkat kembali ke permukaan. Ini penting untuk generasi muda kita agar mereka mengenal dan mencintai warisan budaya dan sumber daya asli tanah Papua,” ujar Abisai Rollo.
Ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan festival semacam ini secara berkelanjutan agar menjadi wadah silaturahmi dan persatuan masyarakat lintas komunitas di Kota Jayapura.
Page: 1 2
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…