

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, menyebutkan bahwa cakupan vaksinasi di Kota Jayapura telah mencapai 51.453 untuk dosis pertama, dan 30.702 untuk dosis kedua.
“Kalau untuk ketersediaan vaksin sendiri kita tidak akan kekurangan. Pasalnya, kita disuport oleh pemerintah pusat. Terkahir kita cek, kita masih punya 300 vial vaksin, atau setara 3.000 dosis vaksin. Namun, saya harap, kita akan disuport lagi,” jelas dr. Ni Nyoman Sri Antari, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (30/6) kemarin.
Kata Kadinkes Antari, ketersediaan vaksin di Kota Jayapura dipantau langsung oleh Kementerian Kesehatan secara daring. Demikian, ketika dilihat dosis vaksin berkurang, maka akan langsung ditambah lagi.
“Makanya, kita harap dapat support lagi. Tapi kalau stok kita berkurang, mereka akan tambah lagi,” katanya.
Ditanya soal vaksinasi ASN, Kadinkes memaparkan bahwa sejauh ini sudah mencapai 4.286 untuk dosis pertama, sedangkan dosis kedua mencapai 2.812. Untuk vaksinasi tenaga medis di Kota Jayapura, dari sasaran 3.464, sudah capai 78 persen untuk dosis pertama, dan 65 persen untuk dosis kedua.
“Untuk medis itu masih 22 persen lagi. Masih banyak juga medis. Biasanya mereka ada penyakit penyerta atau baru kena Covid 19. Ada juga yang hamil, sehingga tidak bisa langsung divaksin,” pungkasnya. (gr/wen)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…