Logistik pemberangkatan akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan bertolak pada 29 April 2026, yang diawali dengan Pawai Syi’ar dari Eme Neme menuju Bandara Mozes Kilangin. Sedangkan gelombang kedua akan menyusul pada 10 Mei 2026 menuju Embarkasi Makassar. Seluruh jemaah Mimika yang tergabung dalam Kloter 29 (UPG) dijadwalkan terbang menuju Mekkah pada 12 Mei 2026.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang memimpin prosesi pelepasan bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar rutinitas agama, melainkan misi spiritual yang membawa nama baik daerah.
“Gunakan waktu di Tanah Suci dengan maksimal. Fokuslah pada ibadah, jaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem, dan jadilah teladan persaudaraan sekembalinya ke Tanah Amungsa,” pungkas Johannes. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Kamus menjelaskan bahwa masuknya investasi berskala raksasa dalam wujud Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti perkebunan…