Lebih lanjut kata Muhtar bahwa sejak Agustus 2025, PA Mimika sudah tidak lagi menerbitkan Akta Cerai dalam bentuk fisik. Hal ini dikarenakan terjadi perubahan regulasi dimana diahlikan ke Akta Cerai Elektronik.
“Jadi, pihak-pihak berperkara ikuti sidang hingga putusan, apabila dikabulkan maka diarahkan mengunduh aplikasi untuk mendapatkan Akta Cerai,” ujarnya.
Sementara itu, selain perkara perceraian, ada juga beberapa perkara lainnya yang ditangani oleh PA Mimika. Diantaranya adalah 1 perkara isbat nikah, perwalian 1 perkara dan asal-usul anak 1 perkara. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (LALA) dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura Semuel…
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…