Selain membangun jembatan,penimbun jalan masuk menuju jembatan yang akan dibangun juga terus dilakukan. Ia mengatakan penimbunan jalan tersebut sudah dilakukan namun kondisi tanah rawa menyebabkan terjadi penurun badan jalan sehingga Ketika terjadi hujan maka jalan tersebut sulit dilewati kendaraan karena tergenang air.
“Untuk jalan masuk kita melakukan penimbunan badan jalan sampai betul-betul padat baru kita melakukan pengaspalan,” ujarnya.
Kampung Mioko berada perisis di bantaran Kali Kamora, kondisi ini juga membuat kampung tersebut sering terendam banjir ketika terjadi hujan lebat dan debit air mengalami kenaikan. “Penanganan selanjutnya harus ada pembuatan talud sehingga ketika terjadi banjir airnya tidak meluap ke kampung,”ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari)…