Categories: MIMIKA

Persoalan Tapal Batas Kampung Wakia Beres

Pj Sekda Mimika Sebut Persoalan Wakia Menyangkut Ekonomi dan Adat

MIMIKA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte mengatakan bahwa persoalan tapal batas di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah kini telah selesai dan wilayah tersebut masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Menurut Petrus Yumte, persoalan di Kampung Wakia hanyalah persoalan ekonomi dan juga adat sehingga ada mekanisme yang harus ditempuh untuk menyelesaikannya.

“Kalau tapal batas sudah final. Pak bupati sudah sampaikan ke Provinsi Papua Tengah nanti mereka yang memfasilitasi terkait dengan bagaimana pengelolaan secara adat antara orang Suku Mee dan Suku Kamoro yang ada di situ,” katanya, Selasa (24/9/2024).

Di kampung Wakia, terdapat tambang ilegal yang dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat Suku Mee dan Suku Kamoro.

Akibat perebutan tapal batas, ada pihak yang kemudian membakar sejumlah rumah di kampung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deiyai itu.

Petrus mengatakan, terkait persoalan ini pemerintah juga telah melaksanakan rapat kurang lebih dua kali bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk penyelesaiannya.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang fokus menangani korban pengungsian akibat konflik di Kampung Wakia.

“Jadi penanganannya masih bertahap, kita masih penanganan pengungsinya dulu dan mengembalikan mereka ke tempat semula (Kampung-red) kemudian kita aktifkan dulu pemerintahan distriknya dulu supaya dia normal dulu di sana,” pungkasnya. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago