Yulius menegaskan, sasaran utama dari razia gabungan ini adalah penertiban senjata tajam yang kerap memicu jatuhnya korban jiwa saat bentrokan pecah.
“Sasarannya sajam, karena ternyata memang waktu mereka tawuran ada beberapa yang kita amankan, mereka punya alat tajam,” katanya. Pengawasan ketat terhadap pola pergerakan kelompok pemuda di malam hari menjadi perhatian serius kepolisian.
Berdasarkan temuan di lapangan, mayoritas pelaku yang terlibat dalam aksi saling lempar batu maupun pembawaan senjata tajam berada di usia produktif. “Terutama anak-anak muda, ini kebanyakan anak-anak muda yang jalan malam-malam yang bawa sajam,” imbuhnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…