

Kepala BKPSDM Mimika, Ananias Faot (FOTO:Selvi)
TIMIKA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika telah memanggil dan melakukan kalrifikasi terhadap 60 honorer yang diusulkan menjadi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK), namun berkasnya dinyatakan bermasalah.
Kepala BKPSDM Mimika, Ananias Faot yang ditemui Selasa (22/8) mengatakan, 60 honorer sudah dipanggil dan akhirnya bisa memberikan klarifikasi. Kata dia, dari hasil klarifikasi dan perbaikan, ternyata yang bermasalah adalah registrasi ijazah sehingga dikomunikasikan dengan Dikti.
Ia menyebut dari 60, masih ada sekitar 20 yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan. Jadi sebagian besar sudah dilakukan perbaikan sehingga bisa diproses untuk pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Ananias menambahkan, setelah berkas dilakukan perbaikan, maka selanjutnya akan diproses untuk diterbitkan SK pengangkatan sebagai calon ASN dan CPPPK terhadap 527 honorer yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus seleksi CAT.
Ia mengatakan, BKPSDM ingin mempercepat proses tersebut, karena Mimika masih memiliki kuota sebanyak 274 formasi untuk calon ASN formasi umum. Tapi seleksi belum bisa dilakukan karena sesuai instruksi dari Kemenpan RB dan BKN, seleksi baru dilakukan setelah formasi khusus honorer dituntaskan.(ryu/tho)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…