Categories: MIMIKA

Status Siaga Bencana di Mimika Dibahas Lintas Sektor

MIMIKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika melaksanakan rapat koordinasi dan penetapan siaga darurat bencana cuaca ekstrim Kabupaten Mimika di ruang rapat kantor BPBD, Kamis (19/6) kemarin.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh lintas sektor terkait seperti BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, perwakilan BPBD Provinsi Papua, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Palang Merah Indonesia, Manager Pusdalops PB Provinsi Papua, Jonathan Koirewoa, Bappeda Kabupaten Mimika, Bagian Hukum Setda Mimika serta relawan-relawan.

Turut hadir, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Frans Kambu sekaligus membuka rapat.

Dalam amanatnya, Frans mengatakan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan mengingat telah terjadinya bencana alam di beberapa distrik beberapa waktu lalu seperti Longsor di Tsinga, Distrik Tembagapura; Banjir Rob di beberapa kampung di Distrik Mimika Timur dan luapan air sungai di beberapa wilayah di Kota Timika.

“Harapan kami, melalui pertemuan ini para pihak dapat memberikan masukkan. Yang paling inti adalah pertemuan hari ini harus ada hasil yang kita capai,” tutup Frans.

Adapun peta kerawanan bencana di wilayah Kabupaten Mimika menurut Aser hampir keseluruhan, namun beberapa distrik yang menjadi atensi adalah Distrik Tembagapura, Distrik Amar, Distrik Wania, Distrik Mimika Timur, dan Distrik Mimika Baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mimika, Aser Korwa, menyebutkan bahwa penetapan status siaga ini merujuk pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika tentang kondisi cuaca di Mimika dalam 30 tahun terakhir.

Berdasarkan data tersebut, meski Kabupaten Mimika memiliki musim penghujan sepanjang tahun, namun puncak musim penghujan di Kabupaten Mimika terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus.

Kemudian, untuk menindaklanjuti hasil dari penetapan status ini, pihaknya juga akan membuka posko terpadu siaga bencana di Kantor Damkar Kota, tepatnya di simpang empat Jalan Yos Soedarso.

“Jadi kita rencana cuma satu saja, itu satu konsentrasi tempatnya itu di Pos Damkar Kota, pos terpadu karena status siaga. Dari pos itu nanti kita akan berkoordinasi untuk apa yang akan kita lakukan,” tutur Aser. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

24 minutes ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

1 hour ago

Janji Besar Prabowo di May Day 2026

Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…

2 hours ago

DPRK Jayawijaya Sidak Dinsos dan RSUD Wamena

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…

2 hours ago

Proposalnya Ditolak ITS, Eh Malah Raih S3 di Berlin

Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…

3 hours ago

Efisiensikan Biaya Operasional Penerbangan, Trigana Batasi Penerimaan Barang Cargo ke Wamena

Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…

3 hours ago