Agung mengatakan, hal yang paling berkesan semasa kerjanya adalah dengan adanya beragam budaya, suku dan ras yang ada di Mimika melahirkan nuansa yang berbeda yang belum tentu didapati di daerah lainnya.
Berbagai perbedaan yang ada di PTFI menumbuhkan rasa kekeluargaan yang sangat tinggi antar sesama karyawan.
Agung menilai, PTFI kini telah melalui banyak perubahan selama puluhan tahun beroperasi di negeri Amungsa. Perbedaan dapat dilihat dari berbagai sektor mulai dari awal beroperasi hingga kini.
“Freeport 30 tahun lalu itu terutama yang berhubungan dengan keselamatan kerja itu jauh sekali dengan yang sekarang,” ungkapnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…