

Ratusan liter minuman keras lokal saat diamankan polisi. (Foto: Istimewa/Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako).
MIMIKA – Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako kembali mengamankan ratusan liter minuman keras lokal jenis sopi di Pelabuhan Poumako Timika, Senin (17/3) pagi kemarin.
Hal ini dibenarkan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Leonard Howay melalui sambungan telepon kepada Cenderawasih Pos.
Iptu Leonard menjelaskan, giat pengamanan ini dilakukan berdasarkan jadwal kapal dimana KM Sirimau yang datang dari pelabuhan asal Tual tiba di Pelabuhan Poumako Timika sekira pukul 03.00 WIT.
Pihaknya pun melaksanakan giat pengamanan sekaligus melakukan razia terhadap setiap barang bawaan penumpang. Polisi kemudian berhasil menemukan ratusan liter sopi tersebut tanpa pemilik dan yang dibawa oleh tenaga kerja bongkar muat (TKBM).
Adapun rinciannya terdiri dari 21 jerigen berukuran 5 liter berisikan sebanyak 105 liter sopi, 8 botol besar berukuran 1,5 liter berisikan 12 liter sopi, 10 botol kecil berukuran 600 ml berisikan 6 liter sopi, dan 40 plastik bening berisikan 24 liter sopi.
“Jadi seperti sebelumnya jadi tidak ada pemiliknya itu. Kami amankan juga dari TKBM yang mungkin mereka minta bantu untuk bawa. Mereka mungkin takut untuk bawa sendiri karena mungkin sudah melihat kami di dermaga jadi minta tolong untuk TKBM bawa sehingga kami lakukan razia dan berhasil mengamankan itu,” lanjutnya.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…