

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyaksikan penandatanganan berita acara peresmian gudang logistik, Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, di di Ballroom Swiss-Bellin Hotel Timika, Kamis (16/1) kemarin. (foto: Pos/Moh. Wahyu Welerubun/Cenderawasih Pos)
MIMIKA – Gudang Logistik di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah telah diresmikan dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Ini ditunaikan dalam rapat koordinasi Siaga Bencana Hidrometeorologi dan Peresmian Gedung Logistik Agandugume Kabupaten Puncak, di Ballroom Swiss-Bellin Hotel Timika, Kamis (16/1) kemarin.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno mengatakan, Gudang Logistik ini dimaksudkan agar ada lumbung pangan di kawasan Distrik Agandugume dan sekitarnya. Selain itu, juga untuk mengantisipasi apabila terjadinya krisis pangan ekstrim di masa-masa mendatang sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam mengakses pangan.
“Sebagaimana kita tahu ini kan akses transportasi ke situ kan sangat tidak mudah. Oleh karena itu kita harus menjamin stok pangan bagi masyarakat Agandugume itu,” kata Pratikno kepada wartawan, Kamis (16/1) sore.
“Sehingga kalau nanti ada cuaca ekstrim dan seterusnya ada cadangan pangan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat karena kita pernah mengalami krisis pangan beberapa tahun lalu,” katanya menambahkan.
Setelah diserahkan kepada pemerintah di daerah, kata Pratikno pemerintah pusat akan membantu dalam hal pengisian logistik, pengamanan hingga pendistribusian ke masyarakat. Pratikno mengajak masyarakat agar benar-benar ikut menjaga agar manfaat dari gudang logistik tersebut dapat dirasakan.
Selanjutnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, untuk sementara gudang logistik dibangun di Distrik Sinak dan Agandugume karena dua lokasi ini dianggap merupakan ancaman krisis pangan sejak tahun 1997 hingga 2002.
Suharyanto menyebut, data itu tercatat ketika terjadi cuaca ekstrim banyak masyarakat yang kekurangan makanan bahkan ada yang meninggal dunia.
“Itu latar belakangnya sehingga kita bangun gudang logistik khusus di Kabupaten Puncak itu di Sinak dan Agandugume. Tempat-tempat lain untuk skala nasional tentu saja ada, itu untuk mendekatkan logistik kalau terjadi bencana,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…