Categories: METROPOLIS

Akper RS Marten Indey Miliki Berbagai Keunggulan

JAYAPURA-Akademi Keperawatan (Akper) RS Marten Indey, yang terletak di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, terus menunjukkan perkembangan pesat dalam mencetak perawat profesional.

   Berdiri sejak 2009 di bawah naungan Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada TNI Angkatan Darat (TNI AD), Akper ini menawarkan Program Studi Diploma III (D3) Keperawatan.

   Kampus ini dikenal dengan keunggulannya dalam pembelajaran berbasis praktik. Dimana sejak semester pertama, mahasiswa telah diperkenalkan pada lingkungan rumah sakit melalui praktik langsung.

  Mereka diajarkan keterampilan dasar keperawatan seperti mengganti popok bayi, memandikan pasien lumpuh, dan merawat pasien lainnya. “Prinsip kami, setiap mahasiswa harus memahami dasar-dasar keperawatan sejak awal,” ujar Wakil Direktur II RS Marten Indey, Siti Patimah, Kamis (16/1).

Wakil Direktur II RS Marten Indey, Siti Fatimah

  Selain keterampilan (skill), kampus ini juga menekankan pentingnya pengetahuan (knowledge) di bidang kesehatan dan manajemen kegawatdaruratan. Fokus pembelajaran ini dilengkapi dengan pembentukan karakter mahasiswa, termasuk kedisiplinan, cara berpakaian, kehadiran, dan partisipasi aktif selama perkuliahan.

   Menjelang akhir masa studi, mahasiswa diwajibkan mengikuti simulasi bencana, sebuah metode pembelajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggapan terhadap kondisi darurat. Simulasi ini melibatkan skenario nyata seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, yang bertujuan untuk memvalidasi rencana kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan tanggap darurat mahasiswa.

   Meski belum memiliki tenaga pendidik bergelar doktor atau guru besar, Akper RS Marten Indey didukung oleh dosen-dosen berpengalaman di bidang keperawatan, termasuk spesialis jantung dan urologi. Fasilitas pendukung seperti laboratorium dan tempat praktik juga tersedia untuk menunjang proses pembelajaran.

“Empat tahun terakhir, tingkat kelulusan kami mencapai 100 persen, tidak hanya di Jayapura tetapi juga Papua dan Papua Barat. Hal ini membuktikan kualitas pendidikan kami lebih unggul dibandingkan kampus kesehatan lainnya,” ungkap Patimah. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

14 hours ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

15 hours ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

16 hours ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

16 hours ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

17 hours ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

17 hours ago