Puncak lonjakan kasus terjadi pada dua bulan terakhir masa pendataan. Pada Juli, tercatat sebanyak 37 kasus (empat meninggal dunia, 33 luka berat, 14 luka ringan). Sedangkan pada Agustus, sebanyak 39 kasus (tiga meninggal dunia, 34 luka berat, 21 luka ringan).
Dari seluruh rangkaian peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengidentifikasi bahwa kelalaian pengemudi menjadi pemicu paling dominan. Kelalaian atau faktor manusia memicu 215 dari total 239 kasus kecelakaan yang terjadi.
Penyebab lainnya mencakup pengaruh konsumsi alkohol sebanyak 16 kasus, kendala teknis kendaraan sebanyak empat kasus, serta kondisi fasilitas jalan yang tidak memadai sebanyak empat kasus. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…