“Kapolda memerintahkan saya untuk memeriksa langsung kejadian di sini, termasuk melihat sampai dimana penanganan yang telah dilakukan. Kita memastikan penegakan hukum berjalan,” ujar Gatot kepada wartawan, Senin sore.
Dalam kesempatan tersebut, Gatot menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentoleransi kehadiran senjata tajam maupun busur panah di ruang publik.
“Ini bukan untuk menyakiti, tapi untuk memberikan efek jera agar masyarakat memahami bahwa itu salah. Kita ingin Kwamki Lama (Kwamki Narama-red) kembali aman,” tegasnya.
Gatot menyatakan perlunya solusi permanen agar rantai kekerasan ini tidak terus diwariskan. “Kok dari tahun 2006 sampai sekarang begini terus. Kita ingin semua ini clear,” ungkapnya.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…