Ia melanjutkan, saat ini semua pihak seharusnya duduk bersama dan berdiskusi untuk mencari kandidat yang terbaik untuk menggantikan kepengurusan YPMAK yang hampir berakhir.
Maroni menyebut, pihaknya sangat mendukung upaya PTFI mengontrol dana yang disalurkan melalui YPMAK selama ini.
Mendengar adanya rencana aksi demo tersebut, Tokoh Pemuda Waa Banti, Jemmy Natkime mengaku bahw pihaknya sebagai pemilik hak ulayat yang terkena dampak permanen atas operasional PT Freeport Indonesia tidak ingin mengintervensi program YPMAK.
Namun, kemudian merasa terusik ketika mendengar adanya rencana aksi demo oleh sejumlah tokoh dan masyarakat terhadap YPMAK.
Jemmy menilai, omongan para tokoh tersebut justru memprovokasi masyarakat untuk melakukan aksi demo terhadap YPMAK.
“Kami tolak rencana aksi itu,” tegas Jemmy.
“Intinya kami tolak rencana aksi oleh oknum tokoh dan masyarakat itu. Kalau memang terjadi demo, maka oknum-oknum itu harus diamankan dan diperiksa karena telah memprovokasi masyarakat,” pungkasnya. (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…