“Jadi diindikasi korban ini ada beberapa dari paguyuban menyampaikan korban sempat pasang ring jantung. Jadi diduga korban meninggal karena sakit serangan jantung,” tuturnya menambahkan. Lebih lanjut kata AKP Rian setelah melakukan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda lain ataupun obat-obatan yang berkaitan dengan sakit yang diderita oleh korban.
Sementara itu, AKP Rian menyebutkan bahwa dari paguyuban daerah asal korban menginginkan agar jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk dilakukan visum. Setelah dilakukan visum, pihak paguyuban juga ingin agar hasil visum dibacakan untuk selanjutnya disampaikan kepada keluarga korban.
“Untuk jenazah sementara ini lagi diserahkan ke paguyuban, nanti untuk dipulangkan ke rumah duka atau kampung halaman itu nanti tergantung dari paguyuban koordinasinya dengan pihak keluarga bagaimana,” tutupnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
"Pengawasan tersebut dilakukan agar seluruh program berjalan sesuai sasaran, tepat waktu, dan benar-benar memberikan…
Ini bukan kali pertama Alfredo dan Andri bekerjasama. Keduanya bahkan sudah sama-sama sudah menjadi pelatih…
Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desy Wanggai, mengatakan secara umum pengelolaan aset kendaraan di lingkungan…
Sementara suplay air yang diharapkan dari Sungai Maro belum dapat dilakukan secara optimal dikarena saluran…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Jimmy A.Y. Thesia, mengatakan seluruh…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan dalam pelaksanaan pengecekan CASN yang berjumlah 800 orang…