“Mudah-mudahan ke depan program ini berjalan dengan baik, ini juga menghasilkan uang, baik untuk sekolah sendiri yang menangani sampah dan juga mungkin anak-anak,” katanya
Sementara itu, Kepala Distrik Miru Joel D. Luhukay dalam amanatnya menyampaikan, sosialisasi ini dilakukan, karena volume sampah yang cukup banyak di SMP N 2, dimana per hari bisa mencapai tujuh plastik (trash bag) sampah.
“Karena ini merupakan salah satu program pemerintah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Mimika, sehingga semua harus mengikuti dan mudah-mudahan di Mimika sampai tahun 2029 sampah dapat teratasi, tidak lagi bertebaran, tetapi terarah, terukur, dan kita bisa mengumpul sampah untuk menghasilkan nilai uang,” kata Joel.
“Tapi nanti kedepan kita usahakan pakai aplikasi atau nomor layanan publik, agar masyarakat dapat menghubungi tim bank sampah untuk menjemput sampah yang telah tampung,” pungkas Joel. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Simon, masyarakat menilai setelah membayar retribusi sampah, pelayanan pengelolaan sampah juga harus semakin…
Dua tersangka yang berasal dari kasus narkotika masing-masing berinisial E.L dan A.R diserahkan oleh…
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yambise, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…