

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan penyebab terjadinya kebakaran di Jalan Yos Soedarso, depan Bank Papua Cabang Timika yang terjadi pada Jumat, 7 April 2024 lalu.
Berkaitan dengan ini, Kata Kasat Reskrim pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran. Total, ada 7 adegan yang digelar dalam pelaksanaan olah TKP tersebut.
Pihaknya juga sudah mengambil sampel dari bekas kebakaran tersebut yang selanjutnya dikirim ke Polda Papua untuk dilakukan uji laboratorium.
Kasat Reskrim juga menyebut, ada 5 orang saksi yang telah diperiksa. Dari keempat saksi tersebut, satu merupakan pemilik kios, satu saksi penghuni kos-kosan yang terbakar, satu saksi merupakan pemilik rumah petakan dan satu saksi lainnya adalah pemilik toko.
“Dari berdasarkan hasil keterangan kami simpulkan memang belum diketahui secara pasti, namun ada orang yang melihat api tersebut pertama kali muncul pada saat yang bersangkutan keluar ke depan dan sudah melihat bahwa api sudah berkobar,” kata Kasat Reskrim saat ditemui, Selasa (11/6/2024).
Kasat Reskrim mengaku, pihaknya sedikit mengalami kendala dalam melakukan pendalaman terkait peristiwa ini karena beberapa faktor seperti mencari saksi yang mengetahui awal mula kejadian, ditambah sejumlah korban yang sementara diketahui sudah tinggal bersama keluarga.
Untuk jumlah bangunan yang terbakar kata Kasat Reskrim juga belum bisa dipastikan. Sat Reskrim Polres Mimika juga masih berkoordinasi dengan Polsek Mimika Baru mengenai hal tersebut.
“Belum bisa kita simpulkan berapa total keseluruhannya. Ada yang sudah kita periksa sejauh ini baru 5 orang tadi dan kita juga belum bisa menyimpulkan apakah itu bisa menjadi acuan,” pungkasnya. (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…