Sebaliknya, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami deflasi atau penurunan harga. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau turun 1,03 persen, disusul kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,81 persen, serta sektor pendidikan yang turun tipis 0,15 persen.
Data ini menunjukkan bahwa meski harga pangan cenderung melandai secara tahunan, fluktuasi harga komoditas musiman seperti cabai dan sektor transportasi udara masih menjadi tantangan utama bagi stabilitas ekonomi di Timika menjelang pertengahan tahun. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…
ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…
Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…
Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…