Akibat cuaca, Vifki mengatakan beberapa kapal mengalami keterlambatan di wilayah selatan Merauke dan Timika. Kapal yang seharusnya ke Timika terpaksa berlabuh ke Merauke, sedangkan kapal yang ke Merauke justru beralih ke Timika. Ia juga mengatakan bahwa untuk ketersediaan stok saat ini diperkirakan bertahan hingga 10 hari ke depan.
“Ini sedang kita ajukan untuk di program kapalnya (penyuplai BBM) diperbanyak lagi yang ke Timika sehingga nanti lebih banyak lagi stoknya supaya bisa bertahan sampai 14 hari,” katanya.
Sementara itu, kata Vifki tidak ada rencana pembatasan BBM jenis Pertalite di Mimika. Ia menyebut, sebelumnya pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah mengeluarkan edaran bupati terkait kuota Pertalite untuk masing-masing kendaraan roda 4. Dalam edaran tersebut, kata Vifki setiap kendaraan roda 4 berhak mendapatkan kuota Pertalite sebanyak 45 liter dan itu sudah berlangsung sejak 2023. “Itu sesuai edaran bupati terakhir sih, jadi untuk pembatasan (BBM Pertalite) nggak ada sih,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…